Masuk

Ingat Saya

Indonesia di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Indonesia di Tengah Dinamika Ekonomi Global

Pelemahan ekonomi global, penurunan harga komoditas, serta divergensi kebijakan moneter dunia menjadi tantangan ekonomi global masa kini. Demikian pandangan Deputi Gubernur Bank Indonesia Dr. Hendar, S.E, M.A. yang disampaikan dalam kuliah umum bertajuk “Perekonomian Indonesia di Tengah Dinamika Ekonomi Global,” yang digelar di Aula Lantai IV Digital Library Unimed, Sabtu(20/2).

Kuliah umum ini diinisiasi oleh Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan (FE Unimed) bekerjasama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Utara (BI Sumut). Lebih jauh Hendar menyebutkan tantangan ekonomi global turut berdampak pada ekonomi domestik Indonesia. Pada jalur perdagangan, pelemahan ekonomi dunia berdampak pada memburuknya kinerja ekspor Indonesia yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi domestik melambat.

Sedang pada sektor komoditas, sambungnya, pelemahan ekonomi global juga berpengaruh pada sektor manufaktur, terutama otomotif, elektronik dan tekstil. Kinerja ketiga sektor tersebut terus menurun sejak awal 2011 yang diikuti dengan penutupan beberapa korporasi diIndonesia. “Hal ini cenderung terjadi pada daerah yang bergantung pada sumber daya alam,”katanya lagi.

Hendar menambahkan beberapa kebijakan fiskal telah diambil pemerintah dalam menghadapi pelemahan ekonomi global tersebut. Salah satunya paket kebijakan reformasi struktural. Pemerintah meluncurkan paket ini secara bertahap (dalam sepuluh tahap) demi peningkatan efisiensi dan produktivitas.

Melalui kuliah umum ini, Hendar berharap agar mahasiswa dapat memahami kondisi perekonomian Indonesia saat ini. “Mahasiswa harus paham kondisi ekonomi negara kita. Sehingga kelak kalian sebagai penerus mampu mengambil keputusan dengan bijak,” pungkasnya.

Rektor Unimed Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd sangat mendukung kuliah umum ini. Ia mengatakan agar para mahasiswa mampu menyerap materi yang disampaikan pihak BI karena topik ini relevan. Dengan menghadirkan praktisi, sambungnya, akan sangat menolong mahasiswa memahami perekonomian bangsa kita.

Muhammad Ridwan Prayogi salah satu peserta berharap agar Bank Indonesia lebih aktif lagi menghadapi dinamika ekonomi global. “Semoga Bank Indonesia harus lebih aktif lagi dan berperan banyak dalam menghadapi dinamika ekonomi global saat ini. Sehingga perekonomian dan nilai rupiah lebih stabil,” ucap mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi ini.

Dengan